Toba

Kolaborasi YASOP Bersama Artha Graha Peduli Ratusan Paket Sembako, Implementasi Pendidikan Karakter

TOBA, KawalSumut.com ~ Program YASOP Peduli 2026 kembali digelar sebagai bentuk kolaborasi antara Yayasan Tunas Bangsa Soposurung (YASOP), Artha Graha Peduli (AGP), dan Paryasop (Persatuan Alumni Yasop). Mengusung tema “Dari Hati untuk Sesama”, program tersebut tidak hanya menghadirkan bantuan sosial bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi para siswa melalui pengalaman melayani masyarakat secara langsung.

Sebanyak ratusan paket sembako disalurkan kepada kepala keluarga di wilayah Hinalang, Sangkar Ni Huta, Pagar Batu, dan Kota Balige, Kabupaten Toba, pada Minggu (5/7/2026). Setiap paket bantuan berisi kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, mi instan, serta bahan pangan lainnya.

Penyaluran dilakukan secara door-to-door oleh 360 siswa-siswi Asrama YASOP. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran di luar kelas untuk menanamkan nilai kepemimpinan, kepedulian sosial, gotong royong, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri Pemerintah Kabupaten Toba. Bupati Toba Effendi P. Napitupulu menilai YASOP Peduli tidak hanya memberi manfaat bagi masyarakat penerima bantuan, tetapi juga menjadi media pembentukan karakter generasi muda.

“Pemerintah Kabupaten Toba mendukung YASOP Peduli karena tidak hanya membantu masyarakat, tetapi juga membentuk karakter generasi muda. Program ini menjadi ruang belajar nyata bagi siswa Asrama YASOP untuk mengembangkan kepedulian dan kemampuan berinteraksi langsung dengan masyarakat,” ujar Effendi melalui keterangan tertulis.

Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, panitia melakukan pendataan dan verifikasi calon penerima manfaat bersama aparat desa menggunakan aplikasi survei digital. Proses tersebut mencakup penilaian berdasarkan sejumlah kriteria, dokumentasi kondisi rumah, hingga pencatatan titik koordinat (GPS). Seluruh tahapan dirancang agar penyaluran bantuan berlangsung tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.

Distribusi bantuan juga melibatkan transportasi lokal sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat di Balige.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Tunas Bangsa Soposurung, Luthfi Mangaratua Krida Silalahi, mengatakan YASOP Peduli merupakan implementasi nyata filosofi pendidikan yang diusung yayasan, yakni “Character First, Competence Second.”

“YASOP Peduli 2026 merupakan wujud nyata filosofi Yayasan Tunas Bangsa Soposurung: Character First, Competence Second. Kami percaya bahwa karakter adalah fondasi utama dalam membentuk pemimpin yang mampu memberi makna bagi sesama. Karena itu, bersama Artha Graha Peduli, kami ingin menumbuhkan generasi Tunas Bangsa yang berintegritas, berempati, dan memiliki semangat melayani. Dari karakter yang kuat, kompetensi akan tumbuh dan menjadi kekuatan untuk berkarya serta mengabdi bagi bangsa,” kata Luthfi dalam keterangan tertulis.

Perwakilan Artha Graha Peduli, Husin, menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam menghadirkan manfaat sosial yang berkelanjutan.

“Bagi Artha Graha Peduli, kegiatan sosial bukan sekadar menyalurkan bantuan, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian. Melalui kolaborasi dalam YASOP Peduli 2026, kami berharap manfaat dapat dirasakan masyarakat sekaligus menjadi pembelajaran bagi generasi muda untuk peduli, melayani, dan mengabdi kepada sesama,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Artha Graha Peduli juga menggandeng berbagai unit di bawah Artha Graha Network, antara lain Pasifik Agro Sentosa (PAS), Electronic City Indonesia (ECI), Bank Artha Graha Internasional (BAGI), serta sejumlah mitra lainnya. Sinergi tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam mendukung kegiatan sosial yang berkelanjutan.

Selain menyalurkan bantuan, YASOP Peduli juga menjadi sarana bagi para siswa untuk belajar memahami kehidupan masyarakat secara langsung. Pengalaman tersebut diharapkan mampu membentuk karakter kepemimpinan yang berlandaskan empati, kepedulian, gotong royong, dan semangat melayani.

Salah seorang penerima manfaat, Albiner Pardede, warga Sosor Paribuan, Desa Lumban Silintong, Kecamatan Balige, mengaku mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, kehadiran para siswa yang datang langsung ke rumah-rumah warga memberikan kesan tersendiri.

“Kami sekeluarga sangat bangga dan mengapresiasi Program YASOP Peduli 2026. Anak-anak datang langsung ke rumah-rumah, memperkenalkan diri dengan sopan, dan menyerahkan bantuan dengan penuh hormat. Semoga panitia dan siswa-siswi YASOP semakin diberkati Tuhan serta menjadi kebanggaan Indonesia,” ungkapnya. (Bee)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close