
TOBA, KawalSumut.com ~ Pelatih sepak bola sekaligus pengurus PSSI Kabupaten Toba, Jusprin Pardede, S.Pd., terus mempersiapkan pemain muda untuk mengikuti sejumlah turnamen nasional dan internasional. Salah satu targetnya adalah membawa tim U-15 Toba FC berlaga di JSE Cup 2026 di Chiang Mai, Thailand.
Jusprin merupakan sarjana olahraga yang aktif mengajar di salah satu yayasan swasta di Kabupaten Toba sejak 2009. Di sela kesibukannya sebagai guru olahraga, ia konsisten melatih dan membina pemain sepak bola usia dini.
Kecintaan Jusprin terhadap sepak bola telah tumbuh sejak sekolah hingga perguruan tinggi. Ia pernah memperkuat PS Halilintar pada 1996, Perstobasa pada 1998, PS Universitas Negeri Medan pada 2001, PSDS pada 2002, serta Junior PSMS dan tim Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) pada 2003.
Kariernya sebagai pelatih dimulai bersama PS Gemilang Medan pada 2005. Setelah itu, ia menangani PS Mahasiswa Tapanuli Medan pada 2006 dan PS Halilintar pada 2007.
Sejak 2011 hingga sekarang, Jusprin tercatat sebagai pelatih Sekolah Sepak Bola (SSB) Budhi Dharma Balige. Ia juga dipercaya menjadi pelatih kepala Toba FC.
Sejumlah prestasi berhasil diraih selama menjalankan pembinaan, di antaranya juara ketiga sepak bola U-12 O2SN Sumatera Utara pada 2010, juara pertama antarpelajar Toba dalam Piala Bupati 2016, serta juara pertama GAS U-12 tingkat Sumatera bagian utara pada 2018.
Tim asuhannya juga pernah menjadi wakil sepak bola U-12 Sumatera Utara ke Jakarta pada 2019 dan tampil sebagai finalis Piala Soeratin di Pematangsiantar pada tahun yang sama.
Pada tingkat internasional, Toba FC mengikuti Singapura Cup kategori U-15 pada 2022. Keikutsertaan serupa berlanjut pada 2023 dan 2024. Saat itu, klub dipimpin Sanjay Efendi Baringbing, S.Pd.
Jusprin mengatakan persiapan menuju Chiang Mai akan dilakukan secara serius melalui proses seleksi pemain yang ketat. Penyaringan pemain direncanakan berlangsung dalam turnamen Sihar Sitorus Cup (SSC) pada September 2026.
Menurut dia, turnamen tersebut mendapat dukungan dari anggota DPR RI Sihar Sitorus. Rencana pembinaan dan keikutsertaan tim dalam turnamen internasional juga telah disampaikan kepada Bupati Toba, Effendi Sintong Panangian Napitupulu, dalam sebuah audiensi di Kantor Bupati Toba.
“Seleksi akan dilakukan melalui pertandingan agar pemain yang dibawa benar-benar memiliki kemampuan dan kesiapan untuk berlaga di tingkat internasional,” ujar Jusprin.
Ia menjelaskan terdapat empat agenda turnamen internasional yang ditawarkan kepada tim pada 2026. Turnamen tersebut meliputi MILO-JSA Premium Cup di Johor, Malaysia, pada 3–4 Oktober; Singa Cup di Singapura pada 31 Oktober–6 November; KL Cup di Kuala Lumpur pada 4–6 Desember; serta JSE Cup di Chiang Mai pada 11–14 Desember.
Toba FC berencana mengikuti JSE Cup dengan menurunkan tim U-15. Turnamen tersebut mempertandingkan kategori U-13, U-15, dan U-17 dengan format 11 lawan 11.
Jusprin menegaskan keikutsertaan dalam turnamen internasional bukan sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, para pemain harus melalui pembinaan, seleksi, persiapan fisik, dan pematangan kemampuan sebelum diberangkatkan.
Ia mengakui berbagai undangan turnamen internasional telah beberapa kali diterima. Namun, keterbatasan dukungan dan sejumlah kendala teknis menyebabkan beberapa kesempatan belum dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Karena itu, Jusprin mengapresiasi kepengurusan PSSI Kabupaten Toba saat ini. Menurutnya, keberadaan organisasi tersebut memberikan ruang bagi pelatih, pemain, dan masyarakat yang ingin bersama-sama memajukan sepak bola di daerah itu.
“PSSI Toba kini menjadi rumah bagi para pencinta sepak bola. Kami siap membina pemain muda dan membawa nama Kabupaten Toba hingga ke tingkat internasional,” katanya. (SEB)



