Toba
Dukung Program Magang ke Jepang, Pemkab Toba Bantu Penyediaan Biaya Cek Kesehatan Peserta

TOBA, KawalSumut.com – Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus membuka Sosialisasi Pemagangan Tenaga Kerja ke Jepang di Balai Data Kantor Bupati Toba, Kamis (3/9/2026). Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Toba, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI, dan International Manpower Development Organization Japan (IM Japan).
Dalam sambutannya, Audi Murphy menyampaikan bahwa Pemkab Toba mendukung pelaksanaan program tersebut, salah satunya dengan menyediakan biaya pemeriksaan kesehatan bagi peserta asal Kabupaten Toba.
Ia juga berharap informasi mengenai program pemagangan dapat disebarluaskan hingga ke desa-desa sehingga semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, memperoleh kesempatan mengikuti program tersebut.
“Kalau hari ini kita belum bisa memanggil semua kepala desa dan tokoh masyarakat, semoga informasi ini sampai ke desa. Dalam waktu dekat, kalau memungkinkan, kami memohon agar seleksi dapat dilaksanakan di Toba,” kata Audi Murphy.
Ketua Tim Pemagangan Luar Negeri Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker RI, Muhammad Adrie Syikhab, menjelaskan bahwa pemagangan ke Jepang merupakan bagian dari sistem pelatihan kerja yang diselenggarakan secara terpadu di dalam dan luar negeri.
Program tersebut dapat dilaksanakan oleh lembaga pelatihan kerja, perusahaan, instansi pemerintah, maupun lembaga pendidikan di bawah bimbingan dan pengawasan Kemnaker RI. Tujuannya untuk membantu peserta menguasai keterampilan atau keahlian tertentu.
Menurut Adrie, program pemagangan di Jepang berlangsung selama tiga tahun dan dapat diperpanjang hingga lima tahun apabila perusahaan dan peserta menyepakati perpanjangan masa praktik kerja.
Peserta program akan memperoleh sejumlah fasilitas, antara lain uang saku dan tunjangan bulanan, tiket perjalanan Indonesia–Jepang, asuransi kesehatan dan kecelakaan kerja, sertifikat dari IM Japan, serta tunjangan modal usaha setelah menyelesaikan pemagangan. Informasi mengenai persyaratan program dapat diakses melalui laman www.jepang.magangln.id.
Dalam kegiatan tersebut turut diperkenalkan dua peserta asal Kabupaten Toba yang telah mengikuti program pemagangan ke Jepang. Mereka adalah Jeremia Agusto Lubis, warga Desa Haunatas, Kecamatan Laguboti, lulusan SMK Negeri 1 Balige tahun 2022, serta Radot Silaban, warga Desa Ombur, Kecamatan Silaen, lulusan SMK Negeri 1 Balige tahun 2021.
Sebelum mengikuti program, keduanya secara mandiri menjalani pelatihan bahasa Jepang di LPK International Partnership Toba, Balige.
Sosialisasi turut dihadiri Staf Ahli Kejaksaan Agung RI Bermawan Sitorus; Direktur IM Japan Jakarta Yuriko Ozawa; Direktur Utama PT Aishin Naipar Indonesia Berman Nainggolan; Ketua Asosiasi Orang Indonesia di Jepang sekaligus Ketua LPK International Partnership Toba Makmur Lubis; serta Staf KBRI Tokyo sekaligus Penasihat LPK International Partnership Toba Hugo Napitupulu.
Hadir pula Training Department Assistant IM Japan Jakarta Imam Khanafi, Sekretaris Daerah Kabupaten Toba Paber Napitupulu, jajaran asisten dan pimpinan organisasi perangkat daerah, perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Wilayah VIII, kepala SMA dan SMK, camat, kepala desa, serta tokoh masyarakat.
Pemkab Toba berharap para peserta sosialisasi dapat meneruskan informasi mengenai program pemagangan tersebut kepada masyarakat sehingga kesempatan bekerja sambil meningkatkan keterampilan di Jepang dapat dimanfaatkan secara lebih luas. (SEB)



