Toba
591 Warga Toba Terima Bantuan Bedah Rumah Sepanjang 2026

TOBA, KawalSumut.com – Sebanyak 591 warga di Kabupaten Toba menerima bantuan program bedah rumah sepanjang 2026. Program tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Toba, APBD Provinsi Sumatera Utara, serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Toba, Pandapotan Tambun, mengatakan bantuan yang bersumber dari APBD Kabupaten Toba dialokasikan untuk 54 unit rumah.
“Di Habornas terdapat 20 unit penerima bantuan bedah rumah dengan pagu Rp30 juta per unit. Rinciannya, Rp27 juta untuk material dan Rp3 juta untuk upah,” kata Pandapotan, Senin (7/9/2026).
Sementara itu, sebanyak 34 unit rumah di luar Habornas memperoleh bantuan senilai Rp25 juta per unit. Dana tersebut terdiri atas Rp22 juta untuk pembelian material dan Rp3 juta untuk biaya upah.
Selain dari APBD kabupaten, Pemerintah Kabupaten Toba mendapatkan kuota bantuan bedah rumah dari APBD Provinsi Sumatera Utara sebanyak 30 unit. Namun, dua calon penerima tidak lolos verifikasi sehingga bantuan yang dapat direalisasikan menjadi 28 unit.
Pandapotan menjelaskan, bantuan dari pemerintah provinsi diperuntukkan bagi rumah yang berada di kawasan kumuh. Setiap unit mendapatkan anggaran sebesar Rp30 juta, terdiri atas Rp26 juta untuk material dan Rp4 juta untuk upah.
Adapun bantuan yang bersumber dari APBN melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menjadi porsi terbesar. Kabupaten Toba memperoleh kuota bantuan untuk 509 unit rumah dengan pagu masing-masing Rp20 juta.
“Dari pagu tersebut, Rp17,5 juta digunakan untuk material dan Rp2,5 juta untuk upah,” ujarnya.
Dalam mekanisme penyalurannya, setiap penerima manfaat diwajibkan membuka rekening. Dana untuk pembelian material disalurkan dalam dua tahap melalui sistem pendebitan otomatis ke rekening penyedia material.
Sementara itu, dana upah dapat dicairkan oleh penerima manfaat setelah proses pembangunan atau perbaikan rumah selesai dilaksanakan.
Pandapotan berharap program tersebut dapat membantu keluarga yang masih menempati rumah tidak layak huni sekaligus meningkatkan kualitas hunian masyarakat di Kabupaten Toba. (Bee)



