PendidikanToba
SMKS Yapim Balige Jajaki Kerja Sama Pelatihan Bahasa Korea dengan LPK Hosanna

TOBA, KawalSumut.com – SMKS Yapim Balige menjajaki kerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Hosanna Balige terkait pelatihan bahasa Korea dan persiapan lulusan untuk bekerja di luar negeri.
Penjajakan tersebut dibahas saat rombongan SMKS Yapim Balige mengunjungi Sekretariat LPK Hosanna di Jalan Sisingamangaraja Nomor 82, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Sabtu (19/9/2026).
Rombongan dipimpin Kepala SMKS Yapim Balige Manusun Edianto Pane, S.S., M.Pd. Turut hadir Pembina Kurikulum Miranda Sitorus, S.Pd., Kepala Tata Usaha Hendra Pardede, Kepala Jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) Daniel Sirait, S.T., Kepala Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) Madison Pardede, S.Kom., serta bagian kesiswaan Bona Sitorus, S.E.
Manusun mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan memperoleh informasi mengenai program pelatihan bahasa Korea yang selama ini dijalankan LPK Hosanna. Program tersebut dinilai berpotensi menjadi kegiatan ekstrakurikuler tambahan bagi para siswa.
“Kami ingin mendapatkan informasi mengenai pelatihan bahasa Korea di LPK Hosanna Balige, yang sudah cukup lama berjalan dan telah mengantarkan siswa-siswinya bekerja di luar negeri. Hal ini penting untuk mendukung kegiatan ekstrakurikuler tambahan bagi siswa-siswi kami,” ujar Manusun.
Menurut dia, SMKS Yapim Balige dan LPK Hosanna selanjutnya akan membahas kemungkinan kerja sama yang dituangkan dalam nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU).
Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperkuat dan memodernisasi layanan Bursa Kerja Khusus (BKK) SMKS Yapim Balige, terutama dalam mempersiapkan serta menyalurkan lulusan ke dunia usaha, dunia industri, maupun pasar kerja luar negeri.
SMKS Yapim Balige merupakan sekolah kejuruan swasta yang berlokasi di Jalan Lintas Porsea, Desa Lumban Pea Timur, Kecamatan Balige. Sekolah tersebut memiliki sejumlah program keahlian, antara lain Teknik Komputer dan Jaringan, Farmasi, serta Teknik Kendaraan Ringan.
Pimpinan LPK Hosanna Balige, Koko Siagian, S.T., menyambut baik kunjungan dan rencana kerja sama tersebut. Menurutnya, pelatihan bahasa Korea dapat menjadi bekal tambahan bagi siswa yang ingin mencari peluang kerja di luar negeri.
“Kami sangat antusias menerima kunjungan rombongan SMKS Yapim Balige. Sebagai lembaga pelatihan bahasa Korea di Tapanuli Raya, kami berharap dapat memberikan pilihan dan peluang baru bagi para siswa apabila kerja sama ini disepakati,” kata Koko.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan data untuk mendukung pengelolaan BKK di lingkungan sekolah. SMKS Yapim Balige disarankan mulai membangun basis data siswa dan lulusan secara digital, akurat, serta diperbarui secara berkala.
“BKK merupakan unit layanan penempatan kerja yang menghubungkan lulusan dengan dunia usaha dan dunia industri. Karena itu, sekolah perlu terlebih dahulu menyiapkan basis data siswa dan lulusan yang valid secara digital agar proses pemetaan dan penempatan kerja, termasuk ke luar negeri, dapat dilakukan dengan lebih mudah,” ujarnya.
LPK Hosanna Balige, yang juga dikenal sebagai Hosanna Home Private Korea, merupakan lembaga pelatihan kerja swasta yang berfokus pada pembelajaran bahasa Korea dan persiapan calon tenaga kerja untuk memperoleh peluang kerja di luar negeri. (Bee)



