Sosial HukumToba
Pemkab Toba Perkuat Kemitraan dengan Ormas Dukung Program Strategis Daerah

TOBA – Pemerintah Kabupaten Toba melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar Sosialisasi Pembinaan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Tahun 2026 di Aula Kantor Camat Laguboti, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan bertema “Ormas Solid Bersama Pemerintah Kabupaten Toba dalam Menyukseskan Program Strategis Daerah Menuju Toba Mantap” tersebut diikuti puluhan pimpinan dan perwakilan ormas dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Toba.
Sosialisasi digelar untuk menyamakan persepsi serta memperkuat kemitraan antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan organisasi kemasyarakatan.
Hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Toba Audi Murphy Sitorus, Ketua DPRD Kabupaten Toba Frans Hendrik Tambunan, Kepala Satuan Intelijen dan Keamanan Polres Toba AKP Heri Wibowo, serta jajaran Kesbangpol Kabupaten Toba.
Dalam pemaparannya, perwakilan Kesbangpol menjelaskan bahwa pembinaan tersebut bertujuan mewujudkan organisasi kemasyarakatan yang tertib administrasi, taat hukum, dan berkontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.
Ormas juga diharapkan menjadi mitra yang kritis sekaligus konstruktif bagi pemerintah, terutama dalam menjaga stabilitas keamanan, memperkuat kerukunan masyarakat, dan melestarikan nilai-nilai budaya di Kabupaten Toba.
Sementara itu, AKP Heri Wibowo menyampaikan materi bertajuk “Pendekatan Polri dalam Pembinaan Ormas”. Ia menjelaskan bahwa kepolisian menerapkan pendekatan preemtif dan preventif dalam membangun hubungan dengan organisasi kemasyarakatan.
Pendekatan preemtif dilakukan melalui edukasi dan peningkatan kesadaran hukum, termasuk sosialisasi mengenai kewajiban serta batas-batas legalitas ormas. Upaya tersebut ditujukan untuk mencegah terjadinya tindakan yang bertentangan dengan hukum.
Adapun pendekatan preventif dilakukan dengan membangun komunikasi dan sinergi secara intensif, melibatkan ormas dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, serta mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas sebagai penghubung kemitraan antara Polri dan masyarakat.
Dalam sesi diskusi dan tanya jawab, peserta membahas sejumlah hal, antara lain legalitas organisasi, kewajiban pelaporan kegiatan, serta peran ormas dalam mendukung pelaksanaan program strategis daerah.
Kegiatan diakhiri dengan penegasan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Toba, DPRD, Polri, dan seluruh organisasi kemasyarakatan dalam mendukung pembangunan daerah menuju Toba Mantap. (SEB)



