
Kawal Sumut, Siprok. Warga Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel, kecewa dengan kondisi ruas jalan rusak dan penuh lubang di wilayah itu. Mereka menyayangkan, jatuhnya korban jiwa dalam kecelakaan pada Kamis (20/12) malam lalu.
“Kita menduga, pengendara sepeda motor mengambil jalur kanan, untuk menghindari lubang di badan jalan. Bisa saja pengendara salah perhitungan dengan kehadiran bus dari arah berlawanan,” sebut warga setempat Bangun Siregar (49).
Dikatakan, kerusakan jalan sudah sangat memprihatinkan. Namun, instansi yang berwenang merawat dan memperhatikan fasilitas umum itu, kinerjanya sangat jauh dari harapan.
“Sangat kita sayangkan, jatuhnya korban di jalanan, yang diduga karena parahnya kerusakan jalan. Ini jalan statusnya jalan nasional, tapi kualitasnya terkesan dibiarkan rusak dan perawatan tak maksimal,” ungkap Bangun Siregar.
Diungkapkan, seharusnya perawatan jalan lintas Sumatera (Jalinsum) ini harus diprioritaskan oleh instasi terkait (Balai Besar jalan) di Sumut. Sangat ironis, di tengah kemajuan saat ini, tapi ternyata sarana jalan nasional di wilayah itu dipenuhi dengan lubang yang menyerupai kubangan.
“Kondisi jalan telah mengancam keselamatan masyarakat yang melintas. Di setiap saat terlebih ketika malam hari, karena jalan sangat gelap dan minimnya penerangan jalan umum. Sudah terjadi beberapa kali kecelakaan khususnya roda dua. Semoga ini menjadi perhatian,” ungkapnya.
“Jika akhir Desember 2018 ini tidak juga diperbaiki oleh pemeritah, maka lubang-lubang yang ada akan kami tanami dengan pohon pisang,” pungkasnya.