EkonomiInfrastrukturToba

Kunjungi BLK Landbouw Toba, Sihar Sitorus Kritik Minimnya Sarana dan Anggaran Pelatihan Kerja

Toba, KawalSumut.com ~ Sihar Pangihutan Hamonangan Sitorus, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Komisi IX dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, melakukan kunjungan kerja ke Balai Latihan Kerja (BLK) Landbouw di Dusun II, Desa Sibarani Nasampulu, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau langsung kondisi infrastruktur serta kelengkapan sarana dan prasarana pelatihan kerja di BLK tersebut.

Kedatangan Sihar disambut secara sederhana oleh Asisten III Administrasi Umum Pemerintah Kabupaten Toba sekaligus Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perizinan, Verry S. Napitupulu. Ia didampingi Kepala Bidang Pembinaan Tenaga Kerja, Tulus Hutabarat, serta Kepala Desa Sibarani Nasampulu, Soltan Sibarani.

Dalam sambutannya, Verry Napitupulu menyampaikan bahwa kondisi BLK Landbouw saat ini masih membutuhkan perhatian lebih, khususnya terkait fasilitas pelatihan dan dukungan anggaran.

“Kondisi BLK di Landbouw Desa Sibarani Nasampulu masih sangat memerlukan perhatian. Kami masih menyesuaikan dengan kondisi yang ada dan saat ini sedang melakukan inventarisasi kebutuhan ke depan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, anggaran pelatihan kerja yang tersedia saat ini masih terbatas, yakni sekitar Rp10 juta untuk setiap pelatihan. Beberapa jenis pelatihan yang telah dilaksanakan antara lain pelatihan tukang las, tata kecantikan (salon), dan menjahit.

Menurutnya, pelaksanaan pelatihan juga masih menyesuaikan dengan 17 komponen standar yang ditetapkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Sementara itu, Kepala Desa Sibarani Nasampulu, Soltan Sibarani, berharap adanya tambahan program pelatihan di BLK, khususnya pelatihan mesin bubut yang dinilai memiliki peluang kerja luas, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

“Kami melihat kebutuhan tenaga kerja cukup besar, termasuk untuk bekerja di Korea Selatan dan Jepang. Sebelumnya kami sudah pernah mengirim lima orang untuk mengikuti pelatihan bahasa Korea melalui kerja sama dengan Pemkab Toba dan mereka sudah berangkat bekerja ke Korea Selatan,” katanya.

Sihar Pangihutan Hamonangan Sitorus, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Komisi IX dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, melakukan kunjungan kerja ke Balai Latihan Kerja (BLK) Landbouw di Dusun II, Desa Sibarani Nasampulu

Usai mendengarkan paparan dan meninjau langsung kondisi fisik BLK Landbouw, Sihar Sitorus menilai fasilitas dan peralatan pelatihan di lokasi tersebut masih sangat minim.

Ia menyebutkan, kebutuhan tenaga kerja saat ini tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga dari luar negeri, dengan beberapa bidang yang banyak dibutuhkan seperti caregiver dan tenaga pengelasan.

“Setelah mendengar pemaparan dari Disnaker, ternyata anggaran pelatihan yang hanya Rp10 juta per pelatihan masih sangat minim. Dari sarana yang ada, terlihat hanya tersedia beberapa peralatan seperti mesin jahit, peralatan salon, dan teknik mesin,” ujarnya.

Selain pelatihan berbasis keterampilan teknis, Sihar juga menilai pentingnya pengembangan pelatihan yang berkaitan dengan kearifan lokal masyarakat Toba.

“Kita juga perlu mengangkat pelatihan yang berkaitan dengan kearifan budaya lokal, misalnya terkait produksi tuak, karena hal itu sudah sangat melekat dalam kehidupan masyarakat Toba,” katanya.

Ia menambahkan, kebutuhan peningkatan anggaran pelatihan BLK akan menjadi perhatian Komisi IX DPR RI.

“Anggaran pelatihan BLK perlu ditambah dan hal ini akan kami bahas di Komisi IX. Apalagi ada permintaan dari pemerintah desa terkait pelatihan mesin bubut yang memang dibutuhkan masyarakat,” ujar Sihar.

Kegiatan kunjungan tersebut diakhiri dengan peninjauan area BLK Landbouw serta sesi foto bersama jajaran Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Toba dan pemerintah Desa Sibarani Nasampulu. (Bee)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close