Toba
Pemkab Toba Salurkan 2,2 Ton Benih Bawang Merah untuk 14 Kelompok Tani

TOBA, KawalSumut.com — Pemerintah Kabupaten Toba menyalurkan 2,2 ton benih bawang merah kepada 14 kelompok tani di tujuh kecamatan sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Penyaluran berlangsung di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Toba, Selasa (3/11/2026).
Bantuan yang bersumber dari APBD Kabupaten Toba Tahun Anggaran 2026 tersebut diberikan kepada kelompok tani di Kecamatan Balige, Parmaksian, Porsea, Sigumpar, Tampahan, Silaen, dan Laguboti.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Toba, Lena Pardede, mengatakan jumlah bantuan disesuaikan dengan luas lahan yang diajukan petani melalui proposal. Setiap kelompok menerima sekitar 150–200 kilogram benih bawang merah.
“Komoditas bawang merah ini merupakan salah satu penyumbang inflasi di Toba. Harapan kami, bantuan ini benar-benar ditanam dan dimanfaatkan secara optimal, sehingga ke depan kebutuhan benih dapat dipenuhi dari petani lokal kita sendiri,” ujar Lena.
Menurutnya, bantuan tersebut juga ditujukan untuk mendorong tumbuhnya penangkar benih lokal sehingga kebutuhan benih bawang merah di Kabupaten Toba tidak terus bergantung pada pasokan dari luar daerah.
Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdakab Toba, Samuel Lumbanraja, mengatakan penyaluran benih merupakan bagian dari Rencana Aksi Pengendalian Inflasi Daerah.
Ia menyebut bawang merah sebagai salah satu komoditas strategis yang harganya kerap meningkat menjelang hari besar keagamaan. Karena itu, ia meminta petani segera menanam agar hasil panen dapat memenuhi kebutuhan pasar, termasuk pada momentum Nataru hingga Lebaran mendatang.
“Jangan ditunda tanamnya. Kita ingin saat kebutuhan pasar tinggi, stok dari petani kita sudah siap panen,” kata Samuel.
Untuk mendukung pemasaran hasil panen, Samuel mengatakan Pemkab Toba akan memfasilitasi pencarian mitra pembeli atau offtaker melalui program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Pemerintah juga menyiapkan fasilitas angkutan dari lahan petani menuju lokasi penampungan.
“Prinsipnya petani fokus produksi, soal pemasaran kita bantu fasilitasi melalui klaster kemitraan TPAKD,” ujarnya.
Kegiatan penyaluran benih tersebut turut dihadiri Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Toba, Pintor Napitupulu. (SEB)



