Berita SUMUTMadinaTabagsel

Sosialisasi GERMAS di Madina dan Tapsel, Sihar Sitorus Ajak Masyarakat Aktif Bergerak dan Rutin Periksa Kesehatan

Anggota Komisi IX DPR RI, Dr. Sihar P. H. Sitorus, BSBA., MBA, mengajak masyarakat Kabupaten Mandailing Natal untuk menjadikan aktivitas fisik dan pemeriksaan kesehatan rutin sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari guna mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif menuju Indonesia Emas 2045.

Ajakan tersebut disampaikan Sihar Sitorus dalam kegiatan Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) bertema “Hidup Sehat dengan Aktivitas Fisik dan Pemeriksaan Kesehatan Rutin Menuju Indonesia Emas 2045” yang diselenggarakan bersama Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan RI dan Poltekkes Kemenkes Medan di Kabupaten Mandailing Natal, Sabtu (20/6/2026) dan Tapanuli Selatan Minggu (21/6/2026.

Dalam sambutannya, Sihar menegaskan bahwa kesehatan merupakan fondasi utama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Menurutnya, bonus demografi yang dimiliki Indonesia hanya akan menjadi kekuatan apabila didukung oleh sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas.

“Tahun 2045 adalah tonggak bersejarah bagi bangsa Indonesia. Namun visi besar itu hanya dapat dicapai jika masyarakatnya sehat. Setiap aktivitas fisik yang kita lakukan dan setiap pemeriksaan kesehatan yang kita jalani merupakan investasi nyata bagi masa depan bangsa,” ujar Sihar.

Sihar menjelaskan, aktivitas fisik secara rutin terbukti mampu menurunkan risiko berbagai penyakit tidak menular seperti penyakit jantung, diabetes, stroke, hingga beberapa jenis kanker. Ia menekankan bahwa aktivitas fisik tidak harus dilakukan di fasilitas olahraga yang mahal, melainkan dapat dimulai dari kegiatan sederhana seperti berjalan kaki, bersepeda, berkebun, maupun senam bersama di lingkungan sekitar.

Selain aktivitas fisik, Sihar juga menyoroti pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin sebagai langkah deteksi dini terhadap berbagai penyakit tidak menular yang sering kali berkembang tanpa gejala. Ia mendorong penguatan layanan kesehatan masyarakat melalui Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM), posyandu aktif, dan puskesmas keliling, terutama di wilayah-wilayah yang memiliki tantangan geografis seperti Mandailing Natal.

Dalam kesempatan tersebut, Sihar turut menekankan pentingnya kesehatan jiwa sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kesehatan masyarakat. Ia kembali menyuarakan gagasannya mengenai program “1 Puskesmas 1 Psikolog” agar masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan mental yang mudah dijangkau melalui fasilitas kesehatan tingkat pertama.

“Kesehatan yang utuh tidak hanya soal fisik, tetapi juga mental. Karena itu saya terus mendorong program satu puskesmas satu psikolog agar masyarakat bisa mendapatkan layanan kesehatan jiwa secara mudah dan terjangkau,” katanya.

Sihar mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader kesehatan, hingga tokoh masyarakat untuk menjadi pelopor Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di lingkungan masing-masing. Menurutnya, perubahan menuju Indonesia Emas 2045 harus dimulai dari kebiasaan sehat yang dibangun dari tingkat keluarga dan komunitas.

Kegiatan sosialisasi ini turut dihadiri oleh Parikesit Mardianto, S.E., M.M. selaku Katimker Keuangan Sesditjen SDMK Kementerian Kesehatan RI, Tengku Sri Wahyuni, S.SiT., M.Keb. selaku Direktur Poltekkes Kemenkes Medan, H. Syahrul Ependi Siregar, S.Ag., M.E.I. Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Fraksi PDI Perjuangan, Lanniari, S.KM., M.Kes. dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, serta Asnidar Marbun, S.S.T., M.Kes. dari Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola hidup sehat semakin meningkat sehingga mampu menciptakan masyarakat Mandailing Natal yang sehat, produktif, dan berdaya saing dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Kesehatan yang sejati tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga sehat secara mental dan sosial. Karena itu, akses layanan kesehatan jiwa harus semakin diperkuat hingga tingkat puskesmas,” katanya.

Menutup sambutannya, Sihar mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader kesehatan, tokoh masyarakat, hingga keluarga untuk menjadi pelopor GERMAS di lingkungan masing-masing.

Ia berharap semangat hidup sehat melalui aktivitas fisik, pemeriksaan kesehatan rutin, pola makan bergizi, serta kepedulian terhadap kesehatan mental dapat menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan demi menciptakan masyarakat Tapanuli Selatan yang sehat, produktif, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045. (MN)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close