InfrastrukturKepulauan Nias

Inspektorat Nias Selatan Audit Desa Soto’o, Dugaan Kejanggalan TPK dan Pekerjaan Fisik Muncul

Nias Selatan, KawalSumut.com ~ Tim Inspektorat Kabupaten Nias Selatan bersama tim teknis dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) melakukan audit terhadap Desa Soto’o, Hilisimaetano, Kecamatan Mainamolo, Rabu (1/4/2026). Audit ini merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat yang telah disampaikan sejak 8 Oktober 2025.

Kegiatan audit turut dihadiri masyarakat setempat, pelapor, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perwakilan LSM, serta awak media sebagai bentuk pengawasan publik terhadap pengelolaan dana desa.

Audit dilakukan untuk memastikan administrasi dan penggunaan anggaran desa berjalan sesuai ketentuan. Tim audit memulai kegiatan dengan meninjau sejumlah pekerjaan fisik di lapangan, kemudian melanjutkan pemeriksaan dokumen di kantor desa serta meminta keterangan dari pihak terkait.

Dalam proses audit, tim menemukan dugaan kejanggalan terkait Tim Pelaksana Kegiatan (TPK). Saat dimintai keterangan, Keyakinan Zagoto yang disebut sebagai TPK oleh pihak pemerintah desa, membantah keterlibatannya.

“Saya bukan TPK. Anggaran tidak pernah saya tangani dan pekerjaan juga tidak melalui saya. Saya hanya diminta oleh kepala desa untuk hadir di lapangan,” ujarnya di hadapan tim audit dan masyarakat.

Pernyataan tersebut menjadi sorotan karena peran TPK dinilai krusial dalam pelaksanaan kegiatan desa, terutama dalam pengelolaan anggaran dan pelaksanaan proyek fisik.

Selain itu, masyarakat juga menyoroti dugaan ketidaksesuaian pada sejumlah pekerjaan fisik, termasuk proyek semenisasi tahun 2024 dan pembangunan jembatan di wilayah Lubo Gi’a. Warga menyebut pembangunan jembatan yang dianggarkan bernilai jutaan rupiah hanya menggunakan dua batang pohon, sebagian di antaranya merupakan swadaya masyarakat.

“Beberapa dari kami menyumbang batang pohon tersebut, tidak ada pembayaran,” ungkap salah seorang warga, A. Liber.

Audit ini turut dipantau oleh LSM Gerakan Pemantau Kinerja Aparatur Negara (GEMPUR). Perwakilan bagian investigasi, Noverius Sadawa, mengapresiasi langkah cepat Inspektorat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat.

“Kami mengapresiasi kinerja Inspektorat Nias Selatan yang langsung turun ke lapangan. Kami berharap hasil audit ini transparan dan dapat memberikan efek jera bagi aparat desa dalam mengelola dana negara,” ujarnya.

Sementara itu, Redaktur Mimbar Bangsa, Waoli Lase, menilai kehadiran masyarakat, LSM, dan media dalam proses audit merupakan bagian penting dalam mendorong transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana desa.

Hingga saat ini, proses audit masih berlangsung. Inspektorat Kabupaten Nias Selatan dijadwalkan akan melakukan pemanggilan lanjutan terhadap pelapor pada pekan depan guna memperdalam keterangan terkait dugaan yang sedang diperiksa. (MD)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close