RegionalTapanuli Raya

Bandara Silangit dan Sat Narkoba Taput Gagalkan Penyelundupan 1,5 Kg Sabu, Satu Pelaku Diamankan

Tapanuli Utara, KawalSumut.com ~ Kerja sama petugas Bandara Internasional SM Raja XII Silangit Siborongborong dengan Satuan Reserse Narkoba Polres Tapanuli Utara berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 1.546,3 gram, Senin (6/4/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan satu orang pelaku berinisial MSN alias AWI (21), warga Dusun Mancang Selatan, Desa Bake, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.

Kapolres Tapanuli Utara melalui Kasi Humas Aiptu W. Baringbing membenarkan penangkapan tersebut pada Rabu (8/4/2026). Ia menjelaskan, pengungkapan kasus bermula dari kecurigaan petugas bandara terhadap seorang penumpang asal Aceh yang hendak berangkat ke Jakarta.

“Petugas mencurigai gerak-gerik pelaku karena sebelumnya pernah terjadi kasus serupa yang melibatkan penumpang dari daerah yang sama,” ujar Baringbing.

Petugas kemudian memanggil pelaku melalui pengumuman bandara untuk datang ke ruang khusus pemeriksaan. Saat dilakukan penggeledahan terhadap tas milik pelaku, ditemukan narkotika jenis sabu yang disembunyikan di bawah lipatan pakaian dengan berat bruto 782,3 gram.

Dari hasil interogasi awal, pelaku mengaku membawa sabu tersebut bersama rekannya berinisial MA alias Win dari Medan dengan tujuan pengiriman ke Kendari dan Lombok.

Petugas selanjutnya melakukan pengembangan ke lokasi penginapan pelaku di Aldos Villa, dekat Bandara Silangit. Namun, rekan pelaku tidak ditemukan di tempat. Meski demikian, petugas menemukan sebuah koper milik MA di kamar penginapan.

Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan kembali narkotika jenis sabu seberat 764 gram yang disimpan di dalam koper berwarna pink.

Saat ini, pelaku MSN alias AWI telah diamankan di Polres Tapanuli Utara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, petugas masih melakukan pengejaran terhadap MA alias Win yang diduga melarikan diri ke arah Medan.

Polisi juga tengah mengembangkan kasus tersebut guna mengungkap jaringan peredaran narkotika, termasuk asal barang haram tersebut serta rencana distribusinya di wilayah Kendari dan Lombok. (Bee)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close