InfrastrukturToba

Pemkab Toba Siapkan 500 Hektare Lahan untuk Sentra Bawang Putih

TOBA, KawalSumut.com – Pemerintah Kabupaten Toba menargetkan pengembangan sentra budidaya bawang putih di lahan seluas 500 hektare sebagai upaya meningkatkan produksi hortikultura dan mendukung ketahanan pangan nasional.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Toba, Lena Pardede, mengatakan program tersebut dilaksanakan melalui sinergi Pemkab Toba, pemerintah pusat, dan anggota DPR RI.

Keseriusan pengembangan sentra bawang putih itu ditandai dengan rapat koordinasi yang digelar pada Jumat (11/9/2026).

“Untuk tahap awal kita siapkan 100 hektare. Selanjutnya akan dikembangkan secara bertahap hingga mencapai target 500 hektare,” kata Lena.

Saat ini, Dinas Pertanian Kabupaten Toba bersama tim verifikasi gabungan tengah melakukan survei lapangan untuk memastikan kelayakan lokasi budidaya. Sejumlah desa yang dinilai memiliki potensi akan diperiksa sebelum ditetapkan sebagai kawasan tanam.

Menurut Lena, terdapat empat persyaratan teknis yang harus dipenuhi. Lokasi budidaya harus berada pada ketinggian lebih dari 900 meter di atas permukaan laut, memiliki tanah yang subur dengan tingkat keasaman atau pH 6,5 hingga 7, didukung akses jalan yang memadai, serta mempunyai sumber air yang mencukupi.

Akses jalan dibutuhkan untuk mendukung mobilisasi sarana produksi, alat dan mesin pertanian, serta pengangkutan hasil panen.

“Ketersediaan air menjadi salah satu persyaratan penting. Kita ingin lokasi yang dipilih benar-benar mendukung pertumbuhan tanaman sehingga hasil yang diperoleh nantinya optimal,” ujarnya.

Lena menjelaskan, proses verifikasi juga dilakukan sebelum pemerintah menetapkan kelompok tani penerima manfaat. Langkah tersebut diperlukan agar bantuan dan pelaksanaan program tepat sasaran serta memberikan manfaat kepada masyarakat.

Pengembangan sentra bawang putih diharapkan dapat meningkatkan produksi pertanian sekaligus menambah pendapatan dan kesejahteraan petani di Kabupaten Toba. Program tersebut juga menjadi bagian dari dukungan daerah terhadap upaya pemerintah pusat mewujudkan swasembada bawang putih nasional.

“Kita berharap seluruh pihak, termasuk masyarakat dan kelompok tani, dapat mendukung program ini. Kalau dilaksanakan dengan baik, manfaatnya tentu akan kembali kepada petani dan masyarakat Toba,” kata Lena.

Pemkab Toba berharap program tersebut turut memperkuat ketahanan pangan daerah serta mendukung visi pembangunan Toba Mantap 2029 dan Indonesia Emas 2045. (SEB)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close