BencanaInfrastrukturTapteng & Sibolga
Tak Mau Menunggu, Bupati Masinton Geruduk Kemensos Perjuangkan Bantuan untuk Korban Bencana Tapteng

JAKARTA, KawalSumut.com – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) terus mempercepat penanganan dan pemulihan masyarakat pascabencana. Salah satu upaya tersebut dilakukan Bupati Tapteng Masinton Pasaribu dengan berkoordinasi langsung ke Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI), Jakarta Pusat, Kamis (17/9/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Masinton diterima Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf, Wakil Menteri Sosial RI, serta jajaran Kemensos. Pertemuan itu membahas tindak lanjut dan percepatan penyaluran bantuan bagi masyarakat Tapanuli Tengah yang terdampak bencana.
Hasil koordinasi memastikan bantuan Jaminan Hidup (Jadup) bagi 41.555 jiwa dan bantuan isi hunian bagi 5.626 kepala keluarga (KK) akan disalurkan secara bertahap pada minggu ketiga dan keempat September 2026.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, pendataan korban dan dampak bencana menjadi tahapan penting untuk memastikan bantuan disalurkan kepada penerima yang tepat.
Menurutnya, proses verifikasi dan validasi data terus dimaksimalkan oleh satuan tugas di bawah pimpinan Tito Karnavian.
“Penyaluran berbagai bantuan program pemerintah ini dilaksanakan sesuai dengan arahan Bapak Presiden. Harapan utama kita bersama adalah agar masyarakat Tapanuli Tengah yang terdampak dapat segera bangkit kembali dan kesejahteraan sosialnya dapat pulih serta meningkat ke depan,” ujar Saifullah Yusuf.
Sementara itu, Masinton menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, khususnya Kemensos RI, atas dukungan dalam mempercepat penyaluran bantuan kepada masyarakat Tapanuli Tengah.
Ia menegaskan, Pemkab Tapteng akan terus berkoordinasi dan mengawal proses penyaluran hingga bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak.
“Kita tidak boleh menunggu. Pemerintah daerah harus jemput bola dan memastikan kebutuhan masyarakat korban bencana diperjuangkan sampai ke pemerintah pusat,” tegas Masinton.
Masinton mengatakan, pemulihan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan pembangunan kembali infrastruktur, tetapi juga pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat agar dapat kembali menjalani kehidupan secara layak.
Bantuan Jadup diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan. Adapun bantuan isi hunian ditujukan untuk mendukung keluarga terdampak yang telah mendapatkan atau akan menempati hunian pascabencana.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Menteri Sosial dan Wakil Menteri Sosial beserta jajaran Kemensos yang telah memberikan perhatian terhadap masyarakat Tapanuli Tengah. Pemerintah kabupaten akan terus mengawal agar bantuan ini tepat sasaran dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Pemkab Tapteng selanjutnya akan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan kesiapan data penerima manfaat dan mekanisme penyaluran agar bantuan dapat diberikan secara tertib dan tepat sasaran.
Masinton juga mengimbau masyarakat terdampak untuk bersabar serta mendukung proses penanganan dan pemulihan yang sedang dijalankan pemerintah.
Dengan adanya kepastian tahapan penyaluran tersebut, Pemkab Tapteng berharap bantuan segera diterima masyarakat sehingga proses pemulihan pascabencana dapat berlangsung lebih cepat. (JZ)



